BAGAN SIAPIAPI, Redaksi86.com ~ Hasil investigasi gabungan media Redaksi86.com dan Berita Trends di lapangan menemukan kondisi memprihatinkan pada pembangunan proyek dari dana APBN Tahun 2025 yang dikerjakan kontraktor di MAN 1 Rokan Hilir, Kamis (16/07/2026).
Proyek yang dimaksud adalah “PEMBANGUNAN GEDUNG RKB TIPE 2 PADA MAN 1 ROKAN HILIR” lokasi di Jalan Pelabuhan Baru Bagansiapi Rokan Hilir dengan pagu anggaran Rp. 3.079.441.000,- yang bersumber dari APBN 2025.
Dari tampak depan, bangunan fisik gedung terlihat gagah dan megah. Namun setelah ditelusuri lebih dekat, kondisi fisik bangunan yang baru selesai tender Juli 2025 ini sudah menunjukkan kejanggalan serius.
Retak-retak hampir terjadi di sekeliling pondasi bangunan. Kerusakan paling jelas terlihat pada bagian selasar dan sudut pondasi. Upaya penutupan oleh pihak kontraktor dengan cara ditempel juga tidak mampu menutupi retakan yang masih terlihat jelas secara kasat mata.
“Secara kasat mata retaknya jelas terlihat di pondasi. Ini proyek sudah selesai baru dibangun kok sudah seperti ini. Kami menilai ini memprihatinkan,” kata Tim Investigasi Gabungan Redaksi86.com & Berita Trends di lokasi.
Salah satu nara sumber internal yang tidak bisa kita publikasikan identitasnya, menurut sumber sudah ada sempat teguran kepihak pelaksana pekerjaan di lapangan agar saat proses penimbunan khususnya di area lokasi dekat area aliran parit kolam agar diprioritaskan dan termasuk wilayah lahan tersebut bekas rawa. Namun teguran tersebut tidak pernah digubris dan di perhatikan saran tersebut. Akhirnya sudah ada kelihatan struktur kondisi gedung agak turun jika kita perhatikan dengan teliti.
Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah MAN 1 Rokan Hilir Hj. Maspura membenarkan adanya proyek tersebut.
“Proyek tersebut proyek dari Provinsi, sumber dananya dari Pemerintah Pusat,” ujarnya.
Berdasarkan data LPSE Kementerian Agama kode lelang 10030605000, proses tender proyek ini telah selesai pada tanggal 09 Juli 2025.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana dan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Riau belum dapat dikonfirmasi untuk dimintai keterangan.**
Laporan: Tim Investigasi Gabungan Redaksi86.com & Berita Trends







Alamat :