PEKANBARU | Redaksi86.com – Situasi di Gedung DPRD Provinsi Riau, Kamis (16/7/2026), dilaporkan memanas setelah keributan yang terjadi dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) diduga berlanjut menjadi bentrokan fisik antarpendukung dua kubu di lingkungan gedung legislatif tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Redaksi86 dari sejumlah video yang beredar di media sosial dan grup percakapan WhatsApp, terlihat sejumlah orang terlibat aksi saling dorong hingga baku hantam di area gedung DPRD Riau. Dalam rekaman tersebut juga tampak beberapa fasilitas mengalami kerusakan akibat aksi saling lempar benda.
Salah satu video memperlihatkan sebuah tong sampah dilempar di tengah kerumunan massa yang diduga berasal dari dua kelompok berbeda. Suasana di lokasi terlihat mencekam dengan teriakan dan kepanikan sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi.
Hingga informasi ini beredar, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
Berawal dari Ketegangan di Ruang Banggar
Kericuhan tersebut diduga merupakan buntut dari memanasnya rapat Banggar DPRD Riau yang mempertemukan Anggota Banggar, Indra Gunawan Eet, dengan Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ikhwan atau yang akrab disapa Iwan Patah.
Dalam rapat yang berlangsung di ruang medium DPRD Riau itu, keduanya terlibat adu argumentasi yang berlangsung cukup keras. Situasi sempat memanas hingga terjadi aksi pemukulan meja dan laporan mengenai pengangkatan kursi oleh salah satu pihak, sebelum akhirnya peserta rapat berhasil dipisahkan.
Usai rapat diskors, ketegangan disebut berpindah ke luar ruangan. Sejumlah orang yang diduga merupakan pendukung salah satu kubu terlihat berkumpul di sekitar ruang Komisi V.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, terdengar seorang pria melalui sambungan telepon mengucapkan kalimat, “Akan ada olahraga, merapat ke DPRD Riau.” Kalimat tersebut kemudian ramai dikaitkan dengan berkumpulnya massa di lokasi, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi mengenai maksud ucapan tersebut maupun identitas orang yang mengucapkannya.
Tak lama kemudian, kelompok lain juga disebut datang ke lokasi hingga akhirnya terjadi bentrokan yang melibatkan sejumlah orang.
Keamanan Internal Berupaya Meredam
Di tengah memanasnya situasi, petugas keamanan internal DPRD Riau dilaporkan berupaya memisahkan kedua kelompok. Hingga saat itu, aparat kepolisian disebut belum terlihat berada di lokasi berdasarkan informasi yang beredar.
Sementara di dalam gedung, rapat Banggar sempat kembali dilanjutkan setelah masa skorsing dicabut dan dipimpin oleh Parisman Ikhwan. Namun, Indra Gunawan Eet dilaporkan sudah tidak lagi berada di ruang rapat.
Sejumlah staf Sekretariat DPRD serta awak media yang berada di lokasi dikabarkan memilih bertahan di area yang dinilai lebih aman sambil menunggu kondisi kembali kondusif.
Menunggu Klarifikasi Resmi
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pimpinan DPRD Provinsi Riau, pihak kepolisian maupun pihak-pihak yang disebut terlibat terkait kronologi maupun penyebab pasti bentrokan tersebut.
Redaksi86 masih terus menghimpun informasi dari berbagai sumber terpercaya dan akan memperbarui pemberitaan setelah memperoleh konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Pembaca diimbau menyikapi video maupun informasi yang beredar di media sosial secara bijak hingga seluruh fakta dapat dipastikan melalui keterangan resmi.**
Editor: Redaksi







Alamat :