TAPUNG (KAMPAR), Redaksi86.com – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh mitra dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Petapahan Jaya, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar. Melalui kegiatan sosial, mitra SPPG Petapahan Jaya membagikan ratusan bingkisan THR kepada warga sekaligus menggelar buka puasa bersama dengan tokoh masyarakat dan warga sekitar, Sabtu (14/03/2026).
Kegiatan berbagi tersebut dipimpin langsung oleh mitra SPPG Petapahan Jaya, Suratman, yang membagikan berbagai paket bantuan kepada masyarakat di sekitar dapur MBG.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 260 bingkisan THR dibagikan kepada warga sekitar. Selain itu, pihak SPPG juga menyalurkan 135 paket sayur mayur segar yang telah dikemas sebagai takjil, serta 135 paket daging sapi segar dengan berat sekitar satu kilogram per paket.
Pembagian bingkisan kepada masyarakat dimulai sekitar pukul 15.30 WIB hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam kesempatan tersebut, Suratman menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang tinggal di sekitar dapur MBG.
“Jangan hanya baunya saja yang didapat oleh warga, tapi harus bisa berbagi juga,” ujarnya kepada warga yang hadir di sekitar lokasi dapur.
Selain pembagian bingkisan, pihak SPPG Petapahan Jaya juga mengundang warga yang berada di sekitar dapur MBG dengan radius sekitar 100 meter untuk menghadiri acara buka puasa bersama.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh masyarakat Desa Petapahan Jaya, kader posyandu, serta warga yang tinggal di sekitar dapur MBG.
Dalam kesempatan itu, Suratman juga menyampaikan komitmennya untuk terus menjalankan operasional dapur MBG secara maksimal sesuai dengan petunjuk teknis dan regulasi yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Ia juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik dan masukan terkait pelaksanaan program MBG, khususnya terkait menu makanan yang disediakan bagi para siswa.
“Kami berharap masyarakat maupun orang tua murid dapat memberikan kritik yang membangun agar kami bisa melakukan evaluasi terhadap menu yang disajikan sesuai dengan regulasi dari Badan Gizi Nasional,” ujarnya.
Menurutnya, pihak mitra SPPG tidak menutup diri terhadap kritik dari masyarakat dan justru menganggap keterbukaan sebagai bagian penting dari pelaksanaan program.
“Kami sebagai mitra tidak anti kritik. Keterbukaan publikasi itu sah-sah saja agar semua bisa melihat dan merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Setelah kegiatan pembagian bingkisan selesai, para relawan, karyawan dapur MBG, serta warga yang hadir berkumpul di lokasi dapur untuk melaksanakan buka puasa bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kebersamaan.**
Laporan: Sugeng Hariadi






