Ini Dia Jenis-Jenis Reksadana yang Perlu Anda Ketahui

Ini Dia Jenis-Jenis Reksadana yang Perlu Anda Ketahui
Twitter Facebook
Oleh Stella Aryani
2015-08-01

Redaksi86 – Reksadana merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal yang selanjutnya akan diinvestasikan dalam portofolio efek oleh manajer investasi. Meskipun masih cukup banyak masyarakat awam yang kurang memahami apa itu reksadana, namun, pada dasarnya, reksadana adalah salah satu jenis investasi yang cukup menguntungkan, serta resiko kegagalannya pun dapat diminamilisir.

Selain itu investasi jenis ini juga cukup dapat dengan mudah untuk dijalankan, sebab yang mengelola dana yang anda investasikan itu adalah seorang manajer investasi yang profesional dan berpengalaman. Lalu, apakah reksadana juga terdiri dari beberapa jenis? Jawabannya, ya dan berikut ini ada beberapa jenis reksadana yang perlu anda ketahui :

Berdasarkan kategori umum, reksadana dibagi menjadi dua jenis yaitu :

  • Reksadana Terbuka
    Jenis reksadana ini mampu menawarkan atau membeli kembali unit penyertaan yang berasal dari pemodal dengan besar nominal yang setara dengan yang telah dikeluarkan. Jenis reksadana seperti ini dapat anda temukan di manajer investasi dan juga agen penjual reksadana contohnya seperti di bank maupun di asuransi
  • Reksadana Tertutup
    Jeni reksadana ini merupakan reksadana yang dibeli oleh investor setelah melihat portfolio efeknya, namun bila sang investor ingin melepas reksadana miliknya, maka mereka harus menjualnya lewat bursa efek, yang harganya ditentukan oleh harga pasar sehingga ada kemungkinan harganya akan naik atau malah akan turun hingga di bawah nilai aktiva bersih yang dimiliki oleh reksadana yang dijual tersebut.
    Berdasarkan aset yang dikelola, maka reksadana dibedakan menjadi 5 jenis :
  • Reksadana pendapatan tetap
    Sesuai namanya, reksadana ini memungkinkan pemodal akan mendapat pendapatan tetap lewat investasi ke dalam hutang atau obligasi. Alokasi dari total investasi yang dimasukkan ke dalam hutang/obligasi minimal 80%
  • Reksadana saham
    Reksadana jenis ini cenderung digunakan sebagai investasi jangka panjang, sebab return yang dihasilkan cukup tinggi. Alokasi minimal dari total investasi yang harus dimasukkan ke saham juga sebesar 80%
  • Reksadana pasar uang
    Jenis reksadana ini akan memasukkan mayoritas dana investasinya ke dalam hutang yang jatuh temponya kurang dari satu tahun, contohnya seperti deposito, surat berharga komersial dan sebagainya
  • Reksadana campuran
    Jenis reksadana ini akan berinvestasi dalam efek hutang dan ekuitas yang perbandingannya tidak berada dalam reksadana pendapatan tetap ataupun saham. Keuntungan dan resiko yang dapat dialami oleh jenis reksadana ini akan lebih besar dari reksadana pendapatan tetap namun lebih ringan dari jenis reksadana saham
  • Reksadana dana indeks
    Keuntungan dan kerugian yang didapat dari jenis reksadana ini akan sejalan dengan indeks tertentu, baik itu indeks obligasi ataupun indeks saham
Tanggapan Anda