Perbandingan Krismon 1998 dan 2008

Perbandingan Krismon 1998 dan 2008
Twitter Facebook
Oleh Andini Stefani
2015-08-27

Redaksi86 – Banyak yang mengatakan bahwa tahun 2008 terjadi krisis ekonomi. Sebuah pernyataan yang langsung membuat banyak pro dan kontra. Berbeda dengan tahun 1998 yang diiyakan oleh semua pejabat dan juga masyarakat Indonesia.

Akan tetapi Indonesia ternyata pernah mengalami krisis ekonomi di tahun 2008. Ketika itu potensi untuk mengalami krisis ekonomi sangat memungkinkan untuk terjadi. Akan tetapi Bank Indonesia dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa Indonesia masih aman dan tidak terkena krisis ekonomi.

Namun ternyata pada tahun 2008 krisis ekonomi terjadi. Akan tetapi tidak terlihat secara jelas dan nyata bahwa tahun tersebut sudah terjadi krisis ekonomi. Ada beberapa tokoh yang pro dan kontra dan berpendapat berbeda kala itu. Jusuf Kalla yang menjabat sebagai Wakil Presiden, Sri Mulyani kala itu menjabat Menteri Keuangan dan Boediono sebagai Gubernur Bank Indonesia ikut dalam mengatasi krisis tersebut.

Krisis di tahun 2008 memang berbeda. Pada tahun 1997 – 1998, Indonesia menderita krisis paling parah jika dibandingkan negara Asia lain seperti Thailand dan juga Korea. Sementara di tahun 2008, Singapura, Malaysia hingga Australia dan New Zealand sudah mengeluarkan kebijakan jaminan penuh. Begitu pula dengan Hong Kong dan Korea Selatan. Indonesia justru terlihat tenang dan menganggap enteng.

Wakil Presiden kala itu begitu percaya diri jika tidak ada krisis di Indonesia. Sementara Sri Mulyani dan Boediono justru berkata bahwa jika Bank Century tidak diambil alih, maka krisis bisa lebih parah dan membuat krismon di Indonesia akan lebih buruk dibanding tahun 1998. Langkah ini yang membuat Indonesia tidak terlalu parah kala menghadapi krismon seperti tahun 1998.

Tanggapan Anda