KBRI Amman Pulangkan 2 WNI Diduga Korban TPPO ke Indonesia

KBRI Amman Pulangkan 2 WNI Diduga Korban TPPO ke Indonesia
Twitter Facebook
Oleh Andini Stefani
2016-06-15

Redaksi86 – KBRI Amman sudah memulangkan 2 WNI yang diduga adalah korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang akan pergi ke Suriah. Dua WNI itu adalah Leni binti Budiman Selemah 25 tahun dan Warti Bidawati 20 tahun asal Lombok NTB. Kedua WNI tersebut sebelumnya diamankan polisi Bandara Internasional Queen Allia Yordania. Mereka ditahan ketika hendak melanjutkan perjalanan ke Damaskus, Suriah untuk bekerja sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT).

Berdasarkan arahan dari Duta Besar Teguh Wardoyo, tindakan penyelamatan harus dilakukan sebagaimana salah satu tugas Perwakilan RI di luar negeri yaitu kepedulian, keberpihakan dan melindungi seluruh WNI yang ada di wilayah akreditasi. Sesudah dijemput dari bandara, kedua WNI itu dibawa ke Griya Singgah KBRI Amman dan langsung dicari keterangan tentang kronologis sampainya mereka ke Yordania,” katanya.

Ketika di shelter, Leni dan Warti sempat diwawancara staf ketenagakerjaan KBRI. Mereka berkata tidak berpikir jika dikirim ke negara konflik. Apalagi mereka diyakinkan oleh pengirim TKI tersebut jika negara yang sedang perang itu adalah Syria bukan Suriah.

Sekarang ini, ada lebih dari 30 TKI di Griya Singgah. Kepada WNI tersebut, Dubes Teguh juga mengimbau agar mereka bisa menjadikan permasalahan tersebut sebagai pil pahit untuk berpikir dua kali jika bekerja ke luar negeri di masa yang mendatang, tanpa memiliki kesiapan fisik dan mental hingga keterampilan yang memadai. Teguh berharap supaya pengalaman pahit ini juga bisa disampaikan kepada saudara dan kerabat di kampung.

Tanggapan Anda