Ngantuk Selepas Sahur Wajar Terjadi

Ngantuk Selepas Sahur Wajar Terjadi
Twitter Facebook
Oleh Stella Aryani
2016-06-17

Redaksi86 – Banyak yang terkantuk-kantuk ketika harus makan sahur. Sesudah makan, kantuk makin mendera, bahkan mungkin bisa lebih buruk sampai rasanya tidak sanggup beranjak. Mengapa bisa begitu? Dijelaskan oleh Retno Pangastuti, DCN, M.Kes., dari RSUP Dr Sardjito, itu hanya masalah kebiasaan. “Mungkin terbiasa tidur nyenyak bangunnya ketika subuh atau nggak terbiasa untuk salat malam. Ketika dibangunin untuk santap sahur biasanya sambil ngantuk-ngantuk,” terangnya.

Lantas bolehkah langsung tidur sesudah sahur? “Kita menganjurkannya jangan langsung tidur. Cuma kadang-kadang anjuran hanya tinggal anjuran, larangan hanya tinggal larangan,” katanya. Idealnya, menurut Retno lagi, tidur dapat dilakukan satu jam sesudah sahur. Kecuali jika rasa kantuknya tidak tertahankan. “Tidur dulu sebentar tidak apa-apa, namanya kondisi yang khusus,” katanya.

Lain lagi saran dr Andry Hartono, SpGK dari RS Panti Rapih di Yogyakarta. Baginya, makanan dapat tercerna dengan baik, maka kegiatan yang dapat dilakukan sesudah makan adalah jalan kaki. “Makanan harus bisa turun dengan bantuan gravitasi. Kalau tidur akan dihambat pencernaannya, bisa menjadi kembung” katanya.

Untuk amannya, tidur baru dapat dilakukan jika makanan sudah melewati lambung atau bisa menunggu sampai lambung benar-benar kosong. “Tergantung dengan jenis makanannya karena ada yang cepat dan ada yang lambat tapi rata-rata dua jam sudah kosong lambungnya,” pungkasnya. “Kalau perut masih kosong memang tidak bisa tidur, kalau perut kenyang tidak nyaman. Jadi disarankan mengisi secukupnya saja” tutupnya.

Tanggapan Anda