Islam Jadi Perekat Hubungan Indonesia dan Rusia

Islam Jadi Perekat Hubungan Indonesia dan Rusia
Twitter Facebook
Oleh Roni Setiawan
2016-07-16

Redaksi86 – Presiden Republik Tatarstan Rustam Minnikhanov melihat Islam bisa menjadi perekat hubungan kerjasama Indonesia dan Rusia. “Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduk muslim terbesar di dunia, begitu juga Tatarstan yang merupakan pusat Islam di Rusia. Kesamaan sejarah dan tradisi ini bisa membantu kita untuk bisa memahami satu sama lain” ujar Rustam Minikhanov ketika menerima kunjungan Dubes RI untuk Rusia Belarus M. Wahid Supriyadi.

Republik Tatarstan adalah negara bagian di Federasi Rusia yang memakai nama republik. “Saya menyimak dan menilai paparan Dubes RI sangatlah logis dan menarik. Karenanya saya akan menginstruksikan instasi terkait Republik Tatarstan untuk menindaklanjutinya,” kata Rustam. Dalam pertemuan kurang lebih selama 1 jam di kantor Presiden Tatarstan, Presiden Rustam Minikhanov juga menyinggung berbagai jenis kerjasama ekonomi yang bisa dikembangkan, contohnya di bidang perminyakan, petrokimia, manufaktur komponen otomotif dan helikopter, pertanian, teknologi informasi, pendidikan dan penelitian dan lain sebagainya.

“Sayangnya berbagai potensi kerjasama tersebut belum dapat dikembangkan kedua negara,” kata Rustam Minikhanov. Dubes Wahid Supriyadi setuju dengan pernyataan Presiden Tatarstan tersebut dan menyatakan terkait pariwisata misalnya, perlu disederhanakan prosedur visa masuk ke Rusia supaya dapat meningkatkan angka kunjungan para wisatawan Indonesia ke Rusia.

“Meski Amerika ataupun Eropa Barat masih menjadi destinasi wisata yang utama, di kalangan kelas menengah atas Indonesia terdapat trend mengunjungi destinasi wisata baru seperti Rusia,” kata Dubes Wahid. Sekiranya prosedur visa untuk warga Indonesia bisa dipermudah, saya yakin kunjungan wisatawan dari Indonesia ke Rusia pasti akan meningkat,” tutupnya.

Tanggapan Anda