Cerita Desa yang Tertimbun Pasir di Rusia

Cerita Desa yang Tertimbun Pasir di Rusia
Twitter Facebook
Oleh Stella Aryani
2016-07-17

Redaksi86 – Shoyna adalah desa di bagian pesisir utara Rusia, dekat dengan Lingkar Arktik di Kutub Utara. Desa yang dihuni oleh ratusan orang ini terlihat seperti gurun pasir. Nama Shonya memang terdengar kurang familiar di telinga wisatawan. Tidak ayal, lokasinya ada di bagian utara Rusia dan sulit sekali didatangi. Ada bandara, tapi hanya ada pesawat carteran yang terbang ke sana.

Dilihat dari peta, Shoyna menghadap Laut Putih, tepatnya ada di Semenanjung Kanin, kawasan Nenetsia dan dekat dengan Lingkar Arktik Kutub Utara. Dirangkum dari beberapa media internasional Desa Shonya pertama kali dihuni pada tahun 1930-an. Waktu itu, tercatat 1.500 orang Rusia berbondong-bondong datang ke sana karena lautnya yang kaya dengan ikan.

Mereka semua datang menjadi nelayan. Banyaknya ikan, membuat pertumbuhan Desa Shoyna berjalan sangat pesat. Tapi ternyata, cerita bahagia itu tidak berlangsung lama. Karena eksploitasi ikan secara besar-besaran, pada tahun 1950 stok ikan menjadi menipis. Nelayan kesulitan untuk mencari ikan, kalau mau mereka harus masuk ke wilayah Lingkar Arktik Kutub Utara.

Belum selesai, bencana alam kemudian muncul. Para penduduk Desa Shoyna kaget, karena bukit-bukit pasir yang tadinya jauh lokasinya sekarang tertiup sampai ke desa. Sedikit demi sedikit, pasir-pasir yang tertimbun di desanya semakin banyak hingga menenggelamkan rumah.

Sekarang hanya 300 orang yang masih tetap bertahan di Desa Shoyna. Mereka mulai pintar-pintar menangkap ikan serta beralih ke profesi lain yaitu menjadi pemburu angsa. Mereka tetap menjalani hidup walaupun rumah dan jalanan di sana sudah tertimbun oleh pasir.

Tanggapan Anda