Tapung Hilir, Redaksi86.com — UPT SDN 015 Kota Garo melaksanakan kegiatan peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan keagamaan ini berlangsung di aula kelas sekolah dan diikuti oleh seluruh siswa-siswi serta Dewan Guru UPT SDN 015 Kota Garo.
Peringatan Isra dan Mi’raj tersebut menghadirkan Ustadz Ahmad Abdul Arief, S.Sos.I sebagai penceramah. Sejak awal acara, suasana religius sudah terasa dengan berbagai penampilan dan rangkaian kegiatan yang disusun oleh panitia.
Adapun susunan acara diawali dengan penampilan rebana oleh siswa kelas VI, dilanjutkan dengan pembukaan melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua PHBI, Ummi Suriati, S.Ag, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala UPT SDN 015 Kota Garo, Afrida B., S.Pd. Kegiatan semakin semarak dengan penampilan lagu-lagu sholawat yang dibawakan oleh siswa kelas I hingga kelas V. Acara inti diisi dengan ceramah agama tentang Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW oleh Ustadz Ahmad Abdul Arief, S.Sos.I.
Dalam sambutannya, Kepala UPT SDN 015 Kota Garo, Afrida B., S.Pd menyampaikan bahwa peringatan Isra dan Mi’raj merupakan momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia sejak dini kepada para peserta didik. Ia menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berakhlak baik, dan berbakti kepada orang tua serta berguna bagi agama dan bangsa.
Kepala Sekolah juga berharap melalui peringatan Isra dan Mi’raj ini, para siswa dapat lebih memahami makna ketaatan kepada Allah SWT, khususnya dalam melaksanakan sholat sebagai kewajiban utama seorang muslim, serta mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, dalam ceramahnya, Ustadz Ahmad Abdul Arief, S.Sos.I menyampaikan bahwa peristiwa Isra dan Mi’raj tidak dapat dipahami hanya dengan logika semata, melainkan harus diyakini dengan keimanan yang kuat. Menurutnya, Isra dan Mi’raj merupakan ujian keimanan bagi umat Islam, sejauh mana seseorang percaya dan meyakini kekuasaan Allah SWT yang Maha Segalanya.
Ia juga menjelaskan bahwa peristiwa Isra dan Mi’raj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya ketaatan kepada perintah Allah SWT. Salah satu perintah utama yang diterima langsung oleh Nabi Muhammad SAW dalam peristiwa tersebut adalah kewajiban sholat lima waktu. Sholat, lanjutnya, bukan hanya sebagai ibadah ritual, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sesi ceramahnya, Ustadz Ahmad Abdul Arief juga menyampaikan renungan yang menyentuh hati para siswa. Renungan tersebut mengajak anak-anak untuk merenungi sikap terhadap orang tua, guru, serta kewajiban sebagai seorang muslim. Suasana menjadi haru hingga membuat sebagian siswa-siswi meneteskan air mata.
Rangkaian acara peringatan Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW di UPT SDN 015 Kota Garo kemudian ditutup dengan kegiatan muhasabah bersama seluruh siswa-siswi. Acara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan lancar hingga selesai.**
Laporan: Nefrizal Pili






