Haji Her Salurkan Hasil MBG untuk Bangun Rumah Warga Tak Layak Huni di Bangkalan

  • Whatsapp

BANGKALAN, Redaksi86.com Pemilik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangeleyan di Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, kembali menjadi sorotan publik. Sosok pengusaha tembakau asal Pamekasan, Khairul Umam atau yang dikenal dengan julukan Haji Her, menyatakan komitmennya untuk menyalurkan hasil dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna membantu warga kurang mampu.

Pernyataan tersebut disampaikan Haji Her saat menghadiri peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta peresmian gudang ketahanan pangan di Bangkalan, Jumat (13/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan tidak akan mengambil keuntungan pribadi dari program MBG yang dijalankan di dapur SPPG miliknya.

“Hasilnya tidak akan saya minta. Misal ada hasil, ya buat warga yang rumahnya tidak layak di sini lah. Buat warga Bangkalan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak menjadikan program tersebut sebagai ladang mencari keuntungan. “Kita di sini bukan mencari uang. Uang saya sudah banyak,” tegas pria yang dijuluki “Crazy Rich Madura” tersebut.

Tak hanya itu, Haji Her juga mengingatkan para pengurus dan petugas di SPPG agar tidak mengurangi porsi maupun kualitas makanan yang diberikan kepada siswa. Menurutnya, seluruh pengelola wajib menjalankan program sesuai anggaran yang telah ditetapkan.

“Jangan ambil hak orang. Semua petugas kan sudah ada komisinya. Haram mengambil untung di luar haknya,” tegasnya.

Sebelumnya, Haji Her sempat menjadi perbincangan luas setelah membagikan uang Rp 50.000 kepada 1.877 siswa di 19 sekolah di Kecamatan Tanah Merah. Uang tersebut dimasukkan dalam ompreng MBG dan diterima langsung oleh para siswa.

Ia menjelaskan bahwa dana tersebut merupakan bagian dari hasil operasional SPPG miliknya yang sengaja dikembalikan untuk memotivasi para pelajar. “Ya itu salah satu hasilnya saya kasihkan lagi ke siswa, supaya siswa semangat belajar,” pungkasnya.

Langkah Haji Her ini pun menuai beragam tanggapan masyarakat. Namun komitmennya untuk membangun rumah warga tidak layak huni dari hasil program MBG menjadi perhatian tersendiri, sekaligus memperkuat citranya sebagai pengusaha yang aktif dalam kegiatan sosial di Bangkalan.**

Editor: Redaksi
Sumber: Kompas com

Related posts