Kota Magelang, Redaksi86.com – Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (A-PPI) Magelang Raya mengapresiasi Polres Magelang Kota yang tidak membeda-bedakan awak media baik cetak, elektronik, online, bahkan pegiat media sosial. Hal itu tercermin dalam acara “Silaturahmi Kapolres Magelang Kota Dengan Awak Media”, di RM Ayam Goreng Bu Tatik Magelang, Jum’at (13/02/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Hadir Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi beserta jajaran, awak media dari berbagai platform, serta pegiat media sosial di wilayah Magelang Raya.
Dalam sambutannya, AKBP Dikri Olfandi menegaskan bahwa media merupakan mitra strategis kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif kepada masyarakat. Kapolres mengatakan pihaknya tidak membedakan awak media bahkan organisasinya. Semua adalah Mitra Polri yang dapat bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.
Dikatakan AKBP Dikri Olfandi, sinergi yang kuat antara Polri dan insan pers menjadi salah satu kunci menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Media adalah mitra kami. Tanpa dukungan rekan-rekan pers, kinerja kepolisian tidak akan tersampaikan secara utuh kepada masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjalin secara profesional dan berimbang,” ujarnya.
Kapolres juga membuka ruang komunikasi yang lebih responsif dan transparan, terutama dalam penyampaian informasi publik agar tidak menimbulkan spekulasi maupun disinformasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, Ketua A-PPI Magelang Raya, Agung Libas, mengapresiasi keterbukaan Kapolres Magelang Kota yang baru dalam membangun komunikasi aktif bersama insan pers. Ia menegaskan bahwa hubungan harmonis antara media dan kepolisian menjadi fondasi penting dalam menciptakan pemberitaan yang akurat dan mencerahkan.
“A-PPI siap menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus menjaga marwah jurnalistik yang independen, profesional, dan beretika,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris A-PPI Magelang Raya, Narwan. Ia menekankan pentingnya perlakuan yang setara terhadap seluruh awak media tanpa membedakan latar belakang organisasi.
Menurutnya, kolaborasi yang sehat hanya bisa terwujud jika tidak ada sekat atau pengkotak-kotakan antarinsan pers.
“Sinergi akan semakin kuat jika semua media dirangkul secara adil dan terbuka,” ujarnya.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antara awak media dan Kapolres Magelang Kota yang baru menjabat.
Diskusi yang berlangsung santai namun produktif membahas isu-isu kamtibmas, transparansi informasi, hingga komitmen bersama memerangi hoaks di ruang digital.
Melalui kerja sama ini diharapkan terbangun pola komunikasi yang lebih konstruktif dan berkelanjutan antara kepolisian dan media, demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Magelang.**
Laporan : Mala






