PEKANBARU, Redaksi86.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Riau. Cahya Shakila Azzahra, siswi kelas IX SMP Negeri 4 Pekanbaru, berhasil mencuri perhatian berkat deretan prestasi gemilang di bidang Pencak Silat hingga akhirnya lolos sebagai calon siswi di SMA Taruna Nusantara, Magelang.
Shakila, yang lahir di Pekanbaru pada 10 Juni 2011, dikenal sebagai atlet muda berbakat dengan segudang prestasi mulai dari tingkat Kota, Provinsi hingga Nasional. Konsistensinya dalam berlatih dan bertanding menjadi kunci utama keberhasilannya.
Di tingkat Kota Pekanbaru, Shakila telah menorehkan prestasi dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dengan meraih Juara 3 Jurus Tunggal Putri pada 2024 dan meningkat menjadi Juara 2 Pencak Silat Putri pada 2025.
Tak hanya itu, di tingkat Provinsi Riau, prestasinya semakin bersinar. Ia berhasil meraih berbagai gelar juara dalam sejumlah kejuaraan bergengsi seperti Semen Padang Open, Garuda Nusantara Championship, hingga Al-Kautsar Championship. Bahkan, Shakila juga menunjukkan kemampuannya di cabang olahraga lain dengan meraih Juara 1 Kyorugi Cadet Putri dalam Kejurprov Taekwondo Riau 2024.
Puncak prestasinya terlihat dari dominasi di berbagai kejuaraan Pencak Silat, termasuk keberhasilannya meraih Juara 1 dalam beberapa kategori seperti laga, seni tunggal, seni senjata, hingga seni tangan kosong pada berbagai ajang tingkat Provinsi dan Nasional.
Di tingkat Nasional, Shakila juga tampil impresif. Ia berhasil meraih sejumlah gelar juara dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat Riau Championship serta ajang Nation Series 2026. Prestasi ini memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet muda potensial yang dimiliki Riau.
Menurut pelatihnya, Satrio, yang merupakan warga PSHT Rayon Taman Karya Cabang Pekanbaru, Shakila dikenal sebagai atlet yang disiplin dan memiliki semangat juang tinggi.
“Shakila itu anaknya tekun, disiplin, dan punya mental bertanding yang bagus. Dia terus berkembang dari waktu ke waktu,” ujarnya.
Perjalanan latihan Shakila dimulai sejak duduk di bangku SD di SD Ashofa. Kemudian saat melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 4 Pekanbaru, ia semakin serius menekuni Pencak Silat dengan latihan rutin, baik di sasana maupun latihan khusus bersama perguruan PSHT setiap malam Sabtu. Saat ini, ia masih menyandang sabuk polos, namun prestasinya sudah jauh melampaui usianya.
Dukungan penuh juga datang dari kedua orang tuanya, Robby Cahyadi dan Inda Milsa Amelia Novizar, yang terus mendorong Shakila untuk berkembang baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Berkat kerja keras dan konsistensinya, Shakila kini berhasil lolos sebagai salah satu calon siswi di SMA Taruna Nusantara, sebuah sekolah unggulan yang dikenal dengan seleksi ketat baik dari sisi akademik, fisik, maupun karakter.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa prestasi di bidang olahraga dapat berjalan seiring dengan pencapaian akademik. Shakila diharapkan dapat terus mengharumkan nama daerah serta menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya, khususnya di Pekanbaru.**
Laporan: Nefrizal Pili






