TAPUNG HILIR (KAMPAR), Redaksi86.com — Suasana religius, khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 yang digelar UPT SD Negeri 018 Gerbang Sari, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Sabtu (29/8/2026).
Mengusung tema “Tanamkan Cinta Rasul dan Teladan Akhlak Sejak Dini dalam Kehidupan Sehari-hari”, kegiatan tersebut diikuti seluruh peserta didik, kepala sekolah, majelis guru dan keluarga besar UPT SDN 018 Gerbang Sari.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak hanya dikemas sebagai kegiatan keagamaan seremonial. Sekolah menghadirkan sejumlah kegiatan edukatif dan reflektif untuk mengenalkan perjalanan hidup Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keteladanan kepada peserta didik.
Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan sholawat serta sambutan Kepala UPT SDN 018 Gerbang Sari, Tarmo, S.Pd.
Dalam sambutannya, Tarmo mengajak seluruh peserta didik untuk tidak sekadar mengenal sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW, tetapi menjadikan sifat dan akhlak Rasulullah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, momentum Maulid Nabi menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter anak sejak usia sekolah dasar. Nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, amanah, sikap pemaaf dan rendah hati perlu ditanamkan sejak dini serta dibiasakan dalam kehidupan di sekolah, keluarga maupun lingkungan masyarakat.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, kami ingin menanamkan rasa cinta anak-anak kepada Rasulullah. Bukan hanya mengenal sejarah beliau, tetapi yang paling penting bagaimana anak-anak dapat mencontoh dan menerapkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tarmo, S.Pd.
Maulid Jadi Sarana Pendidikan Karakter
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) UPT SDN 018 Gerbang Sari, Yanti Sami’ah, S.Pd.I., menyampaikan bahwa rangkaian peringatan Maulid dirancang agar menjadi sarana pembelajaran karakter yang menyenangkan bagi peserta didik.
Anak-anak diajak mengenal perjuangan Nabi Muhammad SAW sekaligus menemukan nilai-nilai keteladanan yang dapat diterapkan dalam kehidupan mereka.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya mengetahui kisah Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menemukan karakter baik yang bisa mereka tiru dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Yanti Sami’ah.
Suasana kegiatan semakin menarik ketika para siswa diajak menyaksikan tayangan mengenai kisah dan sejarah Nabi Muhammad SAW.
Setelah menyaksikan tayangan tersebut, siswa mengikuti kuis seputar sejarah dan keteladanan Rasulullah. Anak-anak terlihat antusias menjawab berbagai pertanyaan sekaligus mengingat kembali nilai-nilai yang telah mereka pelajari.
“Pohon Cinta Nabi” Dipenuhi Harapan Siswa
Salah satu kegiatan yang menjadi daya tarik dalam peringatan Maulid Nabi tahun ini adalah “Pohon Cinta Nabi.”
Melalui kegiatan tersebut, setiap peserta didik diminta menuliskan satu karakter atau akhlak Nabi Muhammad SAW yang ingin mereka teladani.
Beragam sifat mulia dituliskan para siswa, mulai dari jujur, sabar, penyayang, pemaaf, amanah hingga rendah hati. Tulisan-tulisan tersebut kemudian ditempelkan pada “Pohon Cinta Nabi”.
Perlahan, pohon tersebut dipenuhi “daun-daun” berisi harapan dan komitmen sederhana para siswa untuk berusaha meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan mereka.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan renungan dan doa refleksi. Dalam suasana hening, peserta didik diajak merenungkan perjuangan Rasulullah sekaligus menjawab pertanyaan dalam diri masing-masing, “Akhlak baik apa yang ingin aku teladani dari Rasulullah?”
Melalui kegiatan itu, pihak sekolah ingin memberikan pemahaman bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya diwujudkan melalui ucapan sholawat, tetapi juga melalui perilaku dan perbuatan yang mencerminkan akhlak mulia.
Tukar Kado hingga Makan Bersama
Kemeriahan Maulid Nabi kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tukar kado antarsiswa.
Kegiatan sederhana tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak mengenai pentingnya berbagi, memberi serta membahagiakan orang lain sebagaimana nilai-nilai kebaikan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Kegembiraan terlihat ketika para siswa saling bertukar hadiah. Kebersamaan tersebut semakin terasa ketika seluruh peserta didik dan guru menutup rangkaian kegiatan dengan makan bersama.
Kepala UPT SDN 018 Gerbang Sari, Tarmo, berharap nilai-nilai yang diperoleh dalam peringatan Maulid Nabi tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter peserta didik.
Ia juga berharap pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan akademik siswa.
“Harapan kami, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas, beriman, berakhlak mulia serta memiliki kepedulian terhadap sesama. Semangat mencintai dan meneladani Rasulullah hendaknya terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,” tutup Tarmo.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di UPT SDN 018 Gerbang Sari akhirnya meninggalkan sebuah pesan sederhana namun penuh makna: mengenal Nabi adalah ilmu, mencintai Nabi adalah iman, dan meneladani akhlaknya merupakan bukti kecintaan kepada Rasulullah SAW.**
Laporan: Nefrizal Pili







Alamat :