Tragis..!! Dua Bocah Kakak Beradik Tewas di Bekas Galian C Ilegal, Irjen Pol.Herry: Tutup Semua Praktik Galian C Ilegal di Riau

  • Whatsapp

PEKANBARU, Redaksi86.com Tragedi menimpa keluarga di Jalan Badak, Tenayan Raya, Pekanbaru – dua bocah kakak beradik Marta Meirlina Daeli (11) dan Jefrianus Daeli (8) ditemukan tewas mengapung di kolam bekas galian C pada Selasa pagi.

Kedua anak pekerja bedeng batu bata ini hilang sejak Senin petang setelah terakhir kali terlihat bermain di kolam berbahaya tersebut, memicu pencarian intensif oleh warga dan petugas hingga larut malam.

Irjen Herry menegaskan insiden ini sebagai tamparan keras tentang pentingnya menjaga lingkungan dan kepedulian terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang meninggalkan lubang-lubang berbahaya.

“Kami akan melakukan pengusutan secara tuntas dan transparan. Artinya siapa-siapa pihak yang bertanggung jawab akan kami usut,” tegas Kapolda saat mengunjungi keluarga korban yang tinggal tak jauh dari lokasi tragedi.

Penemuan jasad pertama pada pukul 07.30 WIB oleh warga, disusul jasad adiknya di lokasi yang sama, mengakhiri pencarian yang telah berlangsung sejak Senin malam dengan hasil yang menyayat hati.

Kapolda Riau juga memastikan bahwa pihaknya akan melakukan penutupan total terhadap seluruh aktivitas galian C ilegal. Tidak hanya di Pekanbaru, bahkan di seluruh wilayah yang terdapat aktivitas tersebut.

“Pertambangan ini ga bisa sembarangan. Ada analisa dampak lingkungan, ada pemulihan ekosistem pasca dilakukan penambangan. Semua saya minta tutup total,” tegasnya.**(red)

Related posts