Pembunuhan IRT di Pekanbaru Terkuak, Mantan Menantu Diduga Terlibat

  • Whatsapp

PEKANBARU, Redaksi86.com Kasus pembunuhan tragis yang menimpa seorang ibu rumah tangga, Dimaris Isni (60), di Pekanbaru mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap adanya keterlibatan sosok yang tidak terduga dalam peristiwa berdarah tersebut.

Dari hasil penyelidikan, salah satu perempuan yang datang ke rumah korban saat kejadian diketahui merupakan mantan menantu korban. Fakta ini dikonfirmasi langsung oleh pihak kepolisian.

“Iya, itu yang perempuan adalah mantan menantu korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Rumbai, Iptu Dodi Vivino, Kamis (30/4/2026).

Tak hanya itu, perempuan tersebut datang bersama seorang pria yang juga terekam kamera CCTV. Bahkan, sebelum kejadian berlangsung, perempuan itu sempat berinteraksi dengan korban di dalam rumah.

“Itu yang salaman. Makanya masih dikejar pelaku untuk mengetahui keterlibatannya,” tambah Dodi.

Dalam perkembangan lain, Polisi juga telah mengamankan anak korban berinisial A. Ia dimintai keterangan karena diketahui berada di lokasi menggunakan sepeda motor saat peristiwa terjadi.

Namun, sikap A selama pemeriksaan menimbulkan tanda tanya. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa ibunya telah menjadi korban pembunuhan dan terlihat tidak menunjukkan reaksi emosional.

“Banyak diam, ditanya ibunya sudah tidak ada (meninggal) dia juga diam. Keterangan sementara bilang tidak tahu,” ungkap Dodi.

Sementara itu, hasil olah tempat kejadian perkara menunjukkan adanya dugaan perampokan. Sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang. Dugaan ini diperkuat dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan pelaku keluar dari rumah sambil membawa tas ransel berwarna hitam.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Rabu (29/4) siang. Sebelum kejadian, korban sempat diajak suaminya untuk membayar pajak kendaraan. Namun, korban memilih tetap berada di rumah.

Keputusan tersebut diduga menjadi awal petaka. Saat korban seorang diri, pelaku datang dan melakukan penganiayaan hingga merenggut nyawanya. Aksi tersebut terekam jelas oleh kamera CCTV dan kini beredar luas di media sosial.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam pengembangan pihak Kepolisian guna mengungkap motif serta keterlibatan para pelaku secara menyeluruh.**

Editor: Redaksi

Related posts