Tapung Hilir (Kampar), Redaksi86.com – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, UPT SDN 006 Kota Baru tidak hanya melaksanakan upacara bendera, tetapi juga menggelar kegiatan kreatif berupa lomba memasak makanan tradisional khas Melayu Riau, Sabtu (02/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini diikuti oleh seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan yang terbagi ke dalam empat kelompok. Masing-masing kelompok menampilkan sajian khas daerah dengan cita rasa autentik yang menggugah selera.
Adapun menu yang dilombakan di antaranya pindang patin nanas, asam pedas patin, patin bakar asam pedas, serta pecak ikan nila. Ragam hidangan tersebut menjadi bukti kekayaan kuliner lokal yang tetap dilestarikan di tengah momen peringatan Hardiknas.
Untuk menjamin objektivitas penilaian, pihak sekolah menghadirkan dewan juri dari unsur Komite Sekolah, yakni Takroni S.Pd, Nina Ayu Citra Ningsih, dan Sukaisih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas SD dari Korwil Pendidikan Kecamatan Tapung Hilir, Syamrawih M.Pd.
Setelah proses penilaian berlangsung, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama yang diikuti seluruh peserta, dewan juri, pengawas, serta pengurus komite sekolah dalam suasana penuh kebersamaan.
Kepala UPT SDN 006 Kota Baru, Tugiwan Suprianto S.Pd, kemudian mengumumkan hasil perlombaan. Kelompok 1 berhasil meraih juara pertama dengan nilai 1.015, disusul kelompok 3 sebagai juara kedua dengan nilai 1.010. Sementara itu, kelompok 4 menempati posisi ketiga dengan nilai 985, dan kelompok 2 berada di posisi keempat dengan nilai 970.
Penyerahan hadiah kepada para pemenang dilakukan langsung oleh Pengawas SD sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan partisipasi para peserta.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah Tugiwan Suprianto menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memeriahkan Hardiknas 2026 sekaligus mempererat kebersamaan antar tenaga pendidik di lingkungan sekolah.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperingati Hardiknas, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan melestarikan budaya kuliner daerah. Apalagi seluruh kegiatan ini didukung dari iuran sukarela guru dan tenaga kependidikan,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai sarana membangun kekompakan serta menumbuhkan kreativitas di kalangan tenaga pendidik.
Acara yang berlangsung sederhana namun penuh kehangatan ini akhirnya ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, sebagai bentuk kenangan dan kebersamaan dalam memperingati Hari Pendidikan Nasional 2026.**
Laporan: Nefrizal Pili






