Ketua DPW Ringgala Riau Soroti Jalan Rusak yang Telah Memakan Korban Jiwa

  • Whatsapp

TAPUNG (KAMPAR), Redaksi86.com Ketua Yayasan Ringgala Riau, Mohammad Irwan, bersama masyarakat melaksanakan semenisasi jalan secara swadaya di ruas Jalan Lintas Provinsi kawasan Pasar Flamboyan, Kecamatan Tapung Kabupaten Kampar, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari masyarakat sekitar dan para sopir yang melintas.

Dalam keterangannya, Mohammad Irwan menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi jalan yang rusak dan berlubang di jalur Petapahan–Simpang Gelombang yang dinilai telah membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menurutnya, berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, jalan berlubang di ruas tersebut telah menyebabkan sejumlah kecelakaan lalu lintas, termasuk korban meninggal dunia dan korban luka-luka.

“Jalan berlubang ini sudah terlalu lama dikeluhkan masyarakat. Bahkan telah terjadi beberapa kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa dan korban luka-luka, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama pemerintah,” ujar Irwan.

Ia berharap Pemerintah Daerah, baik unsur eksekutif maupun legislatif, lebih serius memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya terkait perbaikan infrastruktur Jalan Lintas Provinsi Petapahan–Simpang Gelombang yang menjadi jalur vital aktivitas ekonomi dan transportasi masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan tindakan nyata. Yang perlu didengar masyarakat adalah solusi dan percepatan perbaikan jalan, karena kondisi ini menyangkut keselamatan pengguna jalan setiap hari,” katanya.

Irwan juga menyoroti banyaknya kendaraan angkutan yang diduga bermuatan melebihi kapasitas (Over Dimension dan Over Loading/ODOL) yang melintas di wilayah Kabupaten Kampar. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari instansi terkait karena berpotensi mempercepat kerusakan jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

“Masyarakat Tapung bertanya, kemana pajak yang selama ini dibayarkan masyarakat, dan mengapa persoalan angkutan yang diduga melebihi kapasitas masih menjadi keluhan yang terus berulang.

Pertanyaan-pertanyaan ini perlu dijawab melalui kebijakan dan langkah konkret yang berpihak kepada kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan semenisasi jalan secara swadaya tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan. Namun demikian, masyarakat berharap perbaikan permanen dan penanganan menyeluruh segera dilakukan oleh pemerintah sesuai kewenangan yang dimiliki agar jalur Petapahan–Simpang Gelombang dapat kembali aman dan nyaman dilalui.**

Laporan: Nefrizal Pili

Related posts