SMAN 1 Tapung Hilir Bekali Ratusan Pelajar Lewat BRUS, Edukasi Bahaya Narkoba dan Pinjol

  • Whatsapp

TAPUNG HILIR (KAMPAR), Redaksi86.com – Ratusan siswa-siswi SMAN 1 Tapung Hilir mengikuti kegiatan sosialisasi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) serta edukasi mengenai bahaya narkoba, pinjaman online (pinjol), judi online dan pergaulan bebas, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMAN 1 Tapung Hilir tersebut menghadirkan pemateri dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tapung Hilir serta Unit Bimas Polsek Tapung Hilir. Sosialisasi ini menjadi salah satu upaya memberikan pembekalan kepada generasi muda agar mampu mengambil keputusan secara bijak dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di usia remaja.

BRUS merupakan salah satu program prioritas KUA di bawah Kementerian Agama yang memberikan edukasi kepada remaja usia sekolah, khususnya mengenai pencegahan pernikahan dini, perencanaan masa depan, kesiapan mental dan fisik sebelum memasuki kehidupan rumah tangga, serta pembentukan karakter remaja.

Dalam penyampaian materinya, perwakilan KUA Tapung Hilir, Ustadz Abu Nazar, S.HI., menekankan pentingnya para pelajar merencanakan masa depan sejak dini. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematangkan usia pernikahan dan menjaga diri dari pergaulan bebas yang dapat berdampak terhadap pendidikan maupun masa depan.

Selain materi BRUS, para pelajar mendapatkan edukasi mengenai ancaman narkoba serta berbagai persoalan yang berkembang di era digital, termasuk pinjaman online dan judi online.

Para siswa diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan maupun tawaran di dunia digital yang dapat menjerumuskan mereka. Penyalahgunaan narkoba, judi online dan pinjaman online ilegal dinilai dapat memberikan dampak serius terhadap pendidikan, kesehatan mental, kondisi ekonomi hingga masa depan generasi muda.

Kepala SMAN 1 Tapung Hilir, Sarpiati, S.Pd., M.Pd., menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi seperti ini penting diberikan kepada peserta didik karena tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini tidak hanya berasal dari lingkungan pergaulan, tetapi juga dari perkembangan teknologi dan dunia digital.

Sarpiati berharap materi yang disampaikan KUA dan Polsek Tapung Hilir dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam menentukan pilihan serta menjaga diri dari berbagai perilaku yang dapat merugikan masa depan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang pentingnya merencanakan masa depan, menjaga pergaulan serta menjauhi narkoba, judi online dan berbagai hal negatif lainnya. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita persiapkan dengan baik,” ujar Sarpiati.

Ia juga mengapresiasi KUA Tapung Hilir dan Polsek Tapung Hilir yang telah hadir memberikan pembinaan dan edukasi langsung kepada para peserta didik.

Menurutnya, sinergi antara sekolah, pemerintah, aparat kepolisian, orang tua dan masyarakat sangat dibutuhkan dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam berbagai persoalan sosial.

Antusiasme terlihat dari para siswa yang mengikuti rangkaian sosialisasi. Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut tidak sekadar memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran peserta didik untuk lebih bertanggung jawab terhadap pendidikan dan masa depannya.

Melalui kegiatan BRUS dan sosialisasi bahaya narkoba serta persoalan digital tersebut, SMAN 1 Tapung Hilir bersama KUA dan Polsek Tapung Hilir berharap dapat melahirkan generasi muda yang berakhlak, berprestasi, cerdas dalam menggunakan teknologi serta mampu menjauhi narkoba, pergaulan bebas, judi online dan pinjaman online yang berisiko merusak masa depan.**

Laporan: Nefrizal Pili

Related posts