GUNUNG SAHILAN (KAMPAR), Redaksi86.com – Kecamatan Tapung Hulu tampil berbeda dalam gelaran Bazar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 yang berlangsung di Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Minggu (11/10/2026).
Tidak hanya memamerkan berbagai produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), Kecamatan Tapung Hulu juga memperkenalkan salah satu produk unggulannya berupa susu kambing etawa murni serta inovasi peternakan kambing modern yang dikembangkan oleh Al-Falah Farm.
Camat Tapung Hulu, Nuriadi, S.E., mengatakan stand Kecamatan Tapung Hulu menghadirkan beragam produk UMKM dari desa-desa yang berada di wilayah kecamatan tersebut.
Sejumlah produk yang dipamerkan antara lain peyek, telur asin produksi UMKM Kasikan, jamur tiram, dodol, kue bawang berbahan dasar ubi ungu, serta berbagai produk olahan masyarakat lainnya.
Namun, salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung adalah hadirnya Al-Falah Farm, usaha peternakan yang memproduksi susu kambing etawa murni sekaligus mengembangkan kambing pedaging dan bibit unggulan.
Al-Falah Farm juga memperkenalkan konsep peternakan modern yang dinilai mampu membantu peternak mengurangi ketergantungan terhadap pakan rumput segar yang selama ini identik dengan pola peternakan tradisional.
Usaha peternakan tersebut sebelumnya juga berhasil meraih juara II dalam ajang Greenpreneur tingkat Provinsi Riau, khususnya melalui inovasi pengolahan pakan ternak secara modern. Program tersebut mendapat pembinaan dari PHR serta dukungan dari Pemerintah Kecamatan Tapung Hulu.
Ketua Al-Falah Farm, Suria Darma, didampingi Kusnan Ali dan Didik Wahyono, menjelaskan kepada para pengunjung bagaimana limbah pertanian dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan ternak.
Batang jagung sisa panen, misalnya, dapat diolah menjadi alternatif pakan. Selain itu, batang hingga daun ubi kayu juga dapat dimanfaatkan dengan terlebih dahulu dicacah atau digiling menggunakan mesin penghancur.
Dengan metode tersebut, peternak tidak harus setiap hari mencari rumput secara konvensional. Limbah hasil pertanian yang sebelumnya kurang dimanfaatkan justru dapat memiliki nilai ekonomis apabila diolah menjadi pakan ternak.
Dalam pameran tersebut, Al-Falah Farm turut membawa contoh kambing etawa dan boer sebagai jenis kambing unggulan yang akan terus dikembangkan melalui program pembibitan di Kecamatan Tapung Hulu.
Kehadiran inovasi tersebut mendapat perhatian dari Bupati Kampar Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar Misharti yang mengunjungi stand Kecamatan Tapung Hulu.
Keduanya memberikan apresiasi terhadap produk unggulan yang diperkenalkan oleh Camat Tapung Hulu bersama para pelaku usaha dan peternak.
Pemerintah Kabupaten Kampar berharap pengembangan peternakan modern tersebut tidak berhenti sebatas kegiatan pameran, tetapi dapat terus diperluas hingga ke desa-desa yang berada di Kecamatan Tapung Hulu.
Pengembangan cabang maupun kelompok peternakan di tingkat desa dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pertanian dan peternakan lokal secara lebih produktif.
Pembukaan Bazar MTQ ke-55 berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Stand Kecamatan Tapung Hulu menjadi salah satu yang banyak dikunjungi karena selain menawarkan produk UMKM, pengunjung juga mendapatkan edukasi mengenai sistem peternakan kambing secara modern.
Dari pantauan awak media, sejumlah pejabat turut melihat langsung produk unggulan tersebut dan mengabadikan momen bersama Bupati dan Wakil Bupati Kampar di stand Kecamatan Tapung Hulu.
Kehadiran Al-Falah Farm dalam Bazar MTQ ke-55 sekaligus menjadi upaya memperkenalkan bahwa sektor peternakan dapat dikembangkan dengan pendekatan yang lebih modern, efisien dan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan masyarakat.**
Laporan: S. Hariadi







Alamat :