TAPUNG HILIR (KAMPAR), Redaksi86.com – Suasana penuh kebersamaan dan rasa syukur terlihat di Masjid Raya Al Hidayah Desa Kota Bangun, Kamis (12/03/2026). Ratusan warga berkumpul untuk menerima pendistribusian zakat mal yang disalurkan oleh Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Kota Bangun Kecamatan Tapung Hilir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli Bupati Kampar Bidang SDM dan Kemasyarakatan Zamzami Hasan, yang mewakili Bupati Kampar Ahmad Yuzar.
Selain itu hadir pula Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kampar H. Purwadi, Kepala Desa Kota Bangun Sayugi, serta Ketua UPZ Desa Kota Bangun H.M. Syuhada bersama para pengurus.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Kota Bangun Sayugi mengungkapkan bahwa pengumpulan zakat mal di desa tersebut pada tahun 2026 mencapai Rp1.550.000.000.
Dana zakat tersebut kemudian disalurkan kepada 544 orang mustahiq, yang terdiri dari fakir miskin, kaum dhuafa, serta masyarakat yang berhak menerima zakat.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kita bersama terhadap masyarakat yang membutuhkan. Semoga zakat ini dapat membantu meringankan beban warga dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar Sayugi.
Ratusan warga yang hadir tampak tertib mengikuti proses pendistribusian zakat. Bagi sebagian masyarakat, bantuan tersebut menjadi harapan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Sementara itu, Zamzami Hasan menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Kampar terhadap kinerja UPZ Desa Kota Bangun yang dinilai aktif dalam mengelola serta menyalurkan zakat secara tepat sasaran.
Menurutnya, zakat memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial.
“Zakat bukan hanya kewajiban bagi umat Islam, tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi agar penyalurannya dapat lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan tersalurnya zakat mal tersebut, diharapkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Desa Kota Bangun terus terjaga dan semakin kuat.**
Laporan: Nefrizal Pili






