Meriah dan Penuh Haru, UPT SMPN 5 Tapung Hilir Gelar Pelepasan Siswa Kelas 9 TP 2025/2026

  • Whatsapp

KAMPAR, Redaksi86.com UPT SMP Negeri 5 Tapung Hilir menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas 9 Tahun Pelajaran 2025/2026 di halaman sekolah, Sabtu (22/05/2026) pukul 08.30 WIB. Kegiatan berlangsung meriah, penuh haru, dan dihadiri berbagai unsur masyarakat serta para orangtua siswa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Kota Bangun Sayugi, Ketua KUD Bangun Desa Rimba Hermanto, Ketua Komite Sekolah Nefrizal Pili beserta anggota, Kepala SDN 004 Kota Bangun Kistanto S.Pd, perwakilan SDN 014 Kota Bangun, SDN 005 Cinta Damai, perwakilan MA Roudhotul Hidayah Kota Bangun, serta seluruh orangtua siswa kelas 9 UPT SMP Negeri 5 Tapung Hilir.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan penampilan Tari Persembahan oleh Sanggar Tari Senandung Bidara serta pembacaan doa sebagai bentuk harapan agar acara berjalan lancar dan penuh keberkahan.

Kepala UPT SMPN 5 Tapung Hilir, H. Agung Purwanto S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan dan orangtua siswa yang telah hadir dalam acara pelepasan tersebut.

Ia menjelaskan, pada Tahun Pelajaran 2025/2026 ini pihak sekolah secara resmi menyerahkan kembali sebanyak 143 siswa kelas 9 kepada orangtua masing-masing setelah menyelesaikan pendidikan tingkat pertama di sekolah tersebut.

“Atas nama seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan, kami mengucapkan terimakasih atas kepercayaan bapak dan ibu yang telah menitipkan pendidikan putra-putrinya di sekolah ini selama tiga tahun. Kami juga memohon maaf apabila selama proses pendidikan terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya.

Kepada para siswa kelas 9, Kepala Sekolah juga berpesan agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, menjaga nama baik sekolah, serta senantiasa menghormati orangtua dan guru dimanapun berada.

Dalam sesi penyerahan siswa-siswi, pihak sekolah turut memberikan penghargaan kepada lima siswa berprestasi, yakni:

1. Ivory Saoloan Malau (Kelas 9A), anak dari Sampetua Malau

2. Doni Satrio (Kelas 9B), anak dari Edi Handoko

3. Jesika Elisabet Siburian (Kelas 9C), anak dari Tohom Siburian

4. Nadya Alqiswah (Kelas 9D), anak dari Poli Saputra

5. Keysa Dea Ramadani Rambe (Kelas 9E), anak dari Deni Harianto Rambe

Mewakili orangtua siswa, Poli Saputra secara resmi menerima kembali seluruh siswa kelas 9 yang diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh bapak dan ibu guru yang telah mendidik serta membimbing anak-anak hingga mampu menyelesaikan pendidikan di tingkat SMP.

Tak lupa, mewakili seluruh orangtua siswa, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama tiga tahun proses pendidikan terdapat sikap maupun perilaku anak-anak yang kurang berkenan di lingkungan sekolah.

Ketua Komite Sekolah, Nefrizal Pili, dalam sambutannya turut menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah mendidik anak-anak selama tiga tahun hingga berhasil menyelesaikan pendidikan tingkat SMP.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh orangtua siswa yang selama ini saling mendukung dalam menunjang berbagai program pendidikan, baik secara moral maupun materil.

“Kerjasama yang baik antara sekolah dan orangtua menjadi salah satu kunci keberhasilan pendidikan anak-anak kita hingga sampai di titik ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Kota Bangun, Sayugi, turut mengucapkan selamat kepada seluruh siswa kelas 9 yang telah menyelesaikan pendidikan di SMPN 5 Tapung Hilir.

Ia berharap para siswa tidak berhenti sampai di jenjang SMP saja, melainkan terus melanjutkan pendidikan demi meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik.

Acara pelepasan semakin semarak dengan berbagai penampilan seni tari dari Sanggar Senandung Bidara di bawah binaan pelatih Ibu Harti Puji Lestari S.Pd, serta penampilan musik angklung yang dilatih oleh Bapak Bayu Kumoro S.Sn.

Suasana haru semakin terasa saat para siswa membawakan lagu-lagu perpisahan sebagai ungkapan kenangan dan rasa terimakasih selama menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Prosesi pengalungan medali menjadi salah satu momen paling sakral dalam kegiatan itu. Pengalungan dilakukan langsung oleh Kepala Sekolah dan disaksikan Kepala Desa, Ketua Komite Sekolah, serta Ketua KUD sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan siswa-siswi di UPT SMPN 5 Tapung Hilir.

Acara kemudian ditutup dengan prosesi sungkeman kepada orangtua dan guru sebagai bentuk penghormatan serta rasa terimakasih atas doa, dukungan, kasih sayang, dan jasa yang telah diberikan selama mendidik para siswa.

Laporan: Redaksi

Related posts