KAMPAR, Redaksi86.com — Perang melawan narkoba membutuhkan lebih dari sekadar seruan. Diperlukan kolaborasi nyata, edukasi berkelanjutan, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Komitmen tersebut ditunjukkan Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Kabupaten Kampar bersama Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Kampar melalui rencana pelaksanaan Sosialisasi Bahaya Narkoba bertema “Bersama Memerangi Narkoba, Selamatkan Generasi Muda.”
Sebagai langkah awal mematangkan persiapan, Ketua GRANAT Kabupaten Kampar H. Juswari Umar Said, SH, MH, didampingi Ketua JMSI Kabupaten Kampar Hj. Netty Mindrayani, M.Si, Ketua Panitia Gustika Rahman, S.Pd.I, beserta rombongan, melakukan koordinasi langsung dengan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang. Kedatangan rombongan disambut Dekan Fakultas Hukum Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Dr. Maya Intan Pratiwi, SH, MH, di ruang kerjanya, Senin (26/10/2026).
Pertemuan tersebut membahas kesiapan universitas sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan sekaligus membuka peluang kerja sama strategis antara GRANAT, JMSI, dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai dalam memperkuat edukasi serta pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Dekan Fakultas Hukum Universitas Pahlawan menyambut baik rencana kegiatan tersebut dan menyatakan kesiapan pihak kampus untuk memfasilitasi pelaksanaannya. Bahkan, pihak universitas membuka peluang penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan GRANAT dan JMSI Kabupaten Kampar sebagai landasan kerja sama kelembagaan ke depan.
Juswari Umar Said: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Kesadaran Bersama
Ketua GRANAT Kabupaten Kampar, H. Juswari Umar Said, SH, MH, menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, generasi muda harus menjadi prioritas dalam gerakan pencegahan narkoba, mengingat masa depan daerah dan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi penerus.
“Penyalahgunaan narkoba bukan hanya persoalan individu, tetapi juga ancaman terhadap masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa. Karena itu, upaya pencegahannya harus dilakukan secara bersama-sama, melalui edukasi, kepedulian, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.
Juswari berharap kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba. Ia juga menilai keterlibatan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam memperluas jangkauan edukasi, khususnya kepada mahasiswa dan generasi muda.
Netty Mindrayani: Media Harus Hadir dalam Gerakan Menyelamatkan Generasi Muda
Ketua JMSI Kabupaten Kampar, Hj. Netty Mindrayani, M.Si, menilai media memiliki tanggung jawab strategis dalam menyampaikan informasi yang mencerdaskan masyarakat, termasuk edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam membangun kesadaran publik dan memperkuat gerakan sosial.
“Media memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat. Melalui pemberitaan yang edukatif dan bertanggung jawab, kami ingin ikut memperkuat gerakan pencegahan narkoba serta mengajak generasi muda untuk menjauhi narkotika,” ungkapnya.
organisasi antinarkoba, media, dan dunia pendidikan merupakan langkah konkret untuk memperluas pesan-pesan pencegahan narkoba kepada masyarakat. Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada satu agenda, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Kampar.
Universitas Pahlawan Siap Fasilitasi, Buka Peluang MoA
Dekan Fakultas Hukum Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Dr. Maya Intan Pratiwi, SH, MH, menyambut positif inisiatif GRANAT dan JMSI Kabupaten Kampar dalam menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba. Dukungan tersebut menjadi bentuk keterlibatan dunia akademik dalam upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk ikut membangun kesadaran dan karakter generasi muda. Kami menyambut baik kegiatan ini dan siap memfasilitasi pelaksanaannya. Kami juga melihat peluang kerja sama dengan GRANAT dan JMSI sebagai langkah positif untuk menghadirkan program-program edukasi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Maya Intan Pratiwi juga membuka peluang kerja sama kelembagaan melalui MoA dengan GRANAT serta JMSI Kabupaten Kampar. Rencana tersebut diharapkan menjadi landasan bagi pengembangan berbagai program kolaboratif, baik dalam bidang edukasi, penyuluhan, maupun kegiatan sosial yang berorientasi pada perlindungan generasi muda.
Hadirkan Anggota DPR RI dan Ketua GRANAT Kampar
Sosialisasi Bahaya Narkoba GRANAT Kabupaten Kampar bersama JMSI Kabupaten Kampar dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026, di Gedung Pandopo Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Bangkinang. Kegiatan ini akan menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. H. Syahrul Aidi Ma’azat, Lc., MA, Anggota DPR RI, serta H. Juswari Umar Said, SH, MH, Ketua GRANAT Kabupaten Kampar.
Kehadiran kedua narasumber diharapkan mampu memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahaya narkotika, dampak penyalahgunaannya, serta pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih dari narkoba.
Mengusung tema “Bersama Memerangi Narkoba, Selamatkan Generasi Muda”, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat gerakan pencegahan narkotika di Kabupaten Kampar.
Sinergi GRANAT, JMSI, dan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai menjadi gambaran bahwa perang melawan narkoba membutuhkan kekuatan bersama. Ketika organisasi antinarkoba bergerak, media menyuarakan edukasi, dan perguruan tinggi mengambil peran, maka upaya menyelamatkan generasi muda memiliki fondasi yang lebih kuat.**
Editor: Redaksi






Alamat :