TAPUNG HILIR (KAMPAR), Redaksi86.com – Rangkaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Sawit (KOPSA) Budi Karya Jaya, Desa Tandan Sari, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, akhirnya menuntaskan salah satu agenda penting organisasi, yakni pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas Koperasi untuk periode 2027–2029.
Melalui mekanisme musyawarah dan kesepakatan bersama, seluruh anggota yang mengikuti persidangan RAT menyetujui penetapan kepengurusan baru secara aklamasi, dengan Miskun, Sumino dan Rahmadani dipercaya mengemban amanah sebagai Pengurus KOPSA Budi Karya Jaya.
Proses pemilihan tersebut berlangsung pada Sabtu (31/10/2026), setelah agenda penyampaian dan penerimaan laporan pertanggungjawaban pengurus Tahun Buku 2025 dinyatakan selesai.
Pemilihan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan koperasi yang menaungi ratusan pekebun kelapa sawit di Desa Tandan Sari.
Pemilihan Pengurus Berlangsung Melalui Musyawarah Anggota
Setelah melewati waktu Istirahat, Sholat, dan Makan siang (ISOMA), rangkaian RAT kembali dilanjutkan sekitar pukul 13.00 WIB dengan agenda pemilihan Pengurus dan Badan Pengawas Koperasi.
Proses pemilihan dipimpin Ketua Panitia Pemilihan, Sudirman, didampingi Kepala Desa Tandan Sari sekaligus Pembina KOPSA Budi Karya Jaya, Kari, serta Sukarno yang bertugas sebagai notulis rapat.
Dalam tahapan pencalonan, terdapat tiga anggota yang mendaftarkan diri sebagai calon pengurus koperasi, yakni Miskun, Sumino, dan Rahmadani.
Sementara itu, untuk posisi Badan Pengawas Koperasi, terdapat tiga nama anggota yang diusulkan, yaitu Gunzal Ritonga, Badaruddin Rambe, dan Sukarno.
Panitia memberikan kesempatan kepada anggota untuk mengajukan calon lainnya sesuai mekanisme dan batas waktu yang telah disepakati dalam forum rapat.
Namun, hingga batas waktu pendaftaran berakhir, tidak terdapat tambahan Calon Pengurus maupun Calon Badan Pengawas.
Dengan demikian, hanya terdapat satu paket Calon Pengurus dan Pengawas yang memenuhi proses pencalonan dalam forum RAT tersebut.
Seluruh Anggota Sepakat Tetapkan Pengurus Secara Aklamasi
Tidak adanya tambahan calon hingga batas waktu yang ditentukan membuat forum rapat melanjutkan proses pengambilan keputusan melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.
Setelah melalui pembahasan dalam persidangan, seluruh anggota yang mengikuti forum RAT akhirnya menyepakati dan menetapkan satu paket calon pengurus dan badan pengawas secara aklamasi.
Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri proses pemilihan tanpa melalui pemungutan suara, karena seluruh peserta rapat menyatakan persetujuan terhadap susunan kepengurusan yang diajukan.
Penetapan secara aklamasi ini menjadi bagian dari mekanisme demokrasi organisasi koperasi, di mana keputusan diambil berdasarkan kesepakatan anggota dalam forum rapat.
Dengan ditetapkannya hasil pemilihan tersebut, KOPSA Budi Karya Jaya resmi memiliki susunan Pengurus dan Badan Pengawas terpilih untuk periode 2027–2029.
Miskun Dipercaya Menjadi Ketua, Sumino Jabat Sekretaris
Setelah penetapan calon secara aklamasi, ketiga pengurus terpilih menyepakati pembagian tugas dan jabatan dalam struktur kepengurusan KOPSA Budi Karya Jaya periode 2027–2029.
Adapun susunan pengurus yang telah disepakati adalah:
PENGURUS KOPSA BUDI KARYA JAYA PERIODE 2027–2029
– Ketua: Miskun
– Sekretaris: Sumino
– Bendahara: Rahmadani
Sementara itu, susunan Badan Pengawas KOPSA Budi Karya Jaya periode 2027–2029 adalah:
BADAN PENGAWAS KOPSA BUDI KARYA JAYA
– Ketua: Gunzal Ritonga
– Anggota: Badaruddin Rambe
– Anggota: Sukarno
Terpilihnya Miskun sebagai ketua sekaligus menandai pergantian kepemimpinan dari kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Sumino selama lima tahun terakhir.
Meski tidak lagi menjabat sebagai ketua, Sumino tetap dipercaya menjadi bagian dari kepengurusan baru dengan mengemban tugas sebagai Sekretaris Koperasi.
Keberadaan pengurus lama dalam struktur kepengurusan yang baru diharapkan dapat mendukung kesinambungan program kerja, sekaligus menjadi jembatan dalam proses regenerasi organisasi.
Kepengurusan Baru Diharapkan Mampu Menghadapi Tantangan Replanting Sawit
Terbentuknya kepengurusan baru KOPSA Budi Karya Jaya membawa harapan bagi seluruh anggota, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan pengelolaan perkebunan kelapa sawit pada masa mendatang.
Salah satu agenda penting yang menjadi perhatian adalah persiapan menghadapi program peremajaan tanaman kelapa sawit atau replanting, yang membutuhkan perencanaan matang, tata kelola kelembagaan yang baik, serta koordinasi antara pengurus, anggota, dan pihak terkait.
Sebagai Koperasi yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit, KOPSA Budi Karya Jaya memiliki peran strategis dalam mendukung kegiatan usaha dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para anggotanya.
Oleh karena itu, kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat transparansi pengelolaan keuangan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh mitra kerja Koperasi.
Selain itu, kekompakan dan partisipasi aktif seluruh anggota juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan berbagai program Koperasi.
Dengan semangat kebersamaan, hasil musyawarah dalam RAT ini diharapkan menjadi landasan bagi kepengurusan baru untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Ratusan Doorprize Meriahkan Penutupan RAT
Usai penetapan Pengurus dan Badan Pengawas terpilih, rangkaian kegiatan RAT Tahun Buku 2025 dilanjutkan dengan pembagian ratusan hadiah atau doorprize kepada anggota Koperasi.
Berbagai hadiah yang telah dipersiapkan panitia tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri sekaligus menambah kemeriahan suasana penutupan RAT.
Doorprize tersebut berasal dari alokasi Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi serta dukungan sejumlah mitra kerja yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan.
Antusiasme anggota terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban, proses pemilihan Pengurus dan Pengawas, hingga pembagian hadiah.
Rangkaian RAT KOPSA Budi Karya Jaya Tahun Buku 2025 yang dimulai sejak pagi akhirnya berakhir sekitar pukul 15.00 WIB.
Berdasarkan pantauan Redaksi86.com di lokasi kegiatan, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan sukses.
Momentum Memperkuat Koperasi dan Kesejahteraan Anggota
Pelaksanaan RAT Tahun Buku 2025 tidak hanya menghasilkan penerimaan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, tetapi juga melahirkan kepengurusan baru yang akan mengemban amanah organisasi pada periode 2027–2029.
Dengan jumlah anggota Koperasi mencapai 516 orang, keberadaan KOPSA Budi Karya Jaya diharapkan terus memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi masyarakat, khususnya para pekebun kelapa sawit di Desa Tandan Sari.
Keputusan bersama yang dihasilkan melalui forum RAT menjadi modal penting untuk memperkuat solidaritas, menjaga kepercayaan anggota, serta memastikan keberlanjutan pengelolaan Koperasi.
Kini, harapan para anggota tertuju kepada Miskun bersama jajaran Pengurus dan Badan Pengawas terpilih agar mampu membawa KOPSA Budi Karya Jaya semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.
Dengan kepemimpinan baru, Koperasi diharapkan dapat terus meningkatkan pelayanan, memperkuat tata kelola organisasi, dan mempersiapkan langkah strategis dalam menghadapi program peremajaan sawit demi kesejahteraan seluruh anggotanya.**
Laporan: Nefrizal Pili





Alamat :