JAKARTA, Redaksi86.com – Kabar menggembirakan datang bagi para pekebun kelapa sawit di Desa Kijang Jaya, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau. Koperasi Produsen (KP) Tapung Sejahtera Mandiri selangkah lebih dekat untuk memperoleh bantuan dana hibah melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Program peremajaan tersebut direncanakan mencakup lahan perkebunan kelapa sawit seluas 140,59 hektare dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 71 pekebun yang tergabung dalam kelembagaan koperasi tersebut.
Kemajuan proses program ini ditandai dengan terlaksananya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tiga pihak yang digelar di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Penandatanganan tersebut melibatkan tiga unsur utama, yakni Koperasi Produsen Tapung Sejahtera Mandiri sebagai kelembagaan pekebun penerima manfaat, BPDP sebagai lembaga pemerintah pengelola dana bantuan, serta Bank Mandiri sebagai bank mitra penyalur dana program peremajaan kelapa sawit.
Dalam kegiatan tersebut, KP Tapung Sejahtera Mandiri diwakili jajaran pengurus koperasi, yakni Ketua Suharyanto dan Sekretaris H. Suharto. Sementara itu, dari pihak perusahaan mitra PT Buana Wiralestari Mas turut hadir Rendy Marciano.
Selain KP Tapung Sejahtera Mandiri dari Desa Kijang Jaya, koperasi lain asal Kabupaten Kampar yang turut mengikuti penandatanganan perjanjian tiga pihak tersebut adalah Koperasi Sawit Makmur Abadi Sejahtera (Kopsa MAS) dari Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Tapung Hilir.
Keikutsertaan kedua koperasi asal Kabupaten Kampar tersebut menjadi perkembangan positif dalam mendukung percepatan program peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat, khususnya bagi pekebun yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk memperbarui tanaman kelapa sawit yang telah memasuki usia tidak produktif.
Suharyanto Bersyukur, Peremajaan Sawit Segera Dipersiapkan
Ketua Koperasi Produsen Tapung Sejahtera Mandiri, Suharyanto, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penandatanganan perjanjian kerja sama tiga pihak tersebut.
Menurut Suharyanto, terlaksananya penandatanganan ini merupakan langkah penting bagi koperasi dan para anggotanya dalam mempersiapkan pelaksanaan program peremajaan kelapa sawit yang telah dinantikan.
Dengan tercapainya tahapan tersebut, KP Tapung Sejahtera Mandiri diharapkan dapat segera melanjutkan proses administrasi dan persiapan teknis sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga pelaksanaan peremajaan kebun kelapa sawit seluas 140,59 hektare dapat dimulai dalam waktu dekat yang akan dilaksanakan oleh PT. Buana Wira Lestari Mas (BWLM).
Bagi 71 pekebun yang tergabung dalam program ini, bantuan peremajaan diharapkan menjadi peluang untuk memperbaiki kondisi perkebunan sekaligus meningkatkan produktivitas tanaman kelapa sawit dalam jangka panjang.
Program tersebut juga diharapkan mampu memberikan kepastian dan semangat baru bagi para pekebun dalam mengembangkan usaha perkebunan secara lebih produktif dan berkelanjutan.
Harapan Suharyanto untuk Kesejahteraan 71 Pekebun
Suharyanto berharap program bantuan peremajaan kelapa sawit melalui BPDP dapat berjalan lancar, tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota koperasi yang menjadi penerima program.
Ia juga berharap seluruh pekebun dapat menjaga kekompakan, memperkuat kerja sama, serta mendukung setiap tahapan pelaksanaan program, mulai dari persiapan lahan, penanaman kembali, hingga pemeliharaan tanaman kelapa sawit.
Keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya berdampak terhadap peningkatan produktivitas perkebunan, tetapi juga mampu memperkuat perekonomian keluarga pekebun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Kijang Jaya.
Selain itu, sinergi antara koperasi, pemerintah melalui BPDP, Bank Mandiri, serta perusahaan mitra diharapkan terus terjalin dengan baik agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan yang berlaku.
Dorong Peremajaan Sawit Rakyat di Kabupaten Kampar
Program Peremajaan Sawit Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pembaruan tanaman kelapa sawit milik pekebun rakyat yang telah berusia tua atau mengalami penurunan produktivitas.
Melalui program ini, para pekebun memperoleh dukungan pembiayaan peremajaan agar perkebunan mereka dapat kembali menghasilkan secara optimal pada masa mendatang.
Bagi KP Tapung Sejahtera Mandiri, penandatanganan perjanjian tiga pihak tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan masa depan perkebunan kelapa sawit milik anggotanya.
Dengan dukungan BPDP, Bank Mandiri, dan perusahaan mitra, pelaksanaan program peremajaan diharapkan dapat dilakukan secara terencana, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.
Kedepan, peremajaan perkebunan kelapa sawit seluas 140,59 hektare yang melibatkan 71 pekebun tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan produktivitas sawit rakyat, memperkuat kelembagaan koperasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Desa Kijang Jaya, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar.**
Laporan: Nefrizal Pili



Alamat :