TAPUNG HILIR, Redaksi86.com — Warga Desa Cinta Damai, Kecamatan Tapung Hilir, dikejutkan dengan aksi pencurian beberapa karung pupuk di rumah milik pasangan Ibu Ponisih dan Bapak Mujidal, warga RT 01. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (31/10/2025) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, dan terekam jelas oleh kamera CCTV yang terpasang di teras rumah korban.
Aksi Terekam Jelas Kamera Pengawas
Dalam rekaman CCTV berdurasi beberapa menit itu, tampak seorang pria mengenakan kaos putih dan celana pendek muncul dari sisi rumah secara mengendap-endap. Ia kemudian mendekati tumpukan karung berisi pupuk urea yang tersusun di teras depan rumah korban.
Pelaku terlihat mengangkat satu karung pupuk ke arah samping rumah. Tak lama berselang, rekaman berikutnya memperlihatkan seorang pria lain yang diduga rekan pelaku, mengenakan switer hitam dan topi, datang membantu. Keduanya kemudian bersama-sama memindahkan karung pupuk berikutnya dengan gerakan cepat dan hati-hati, seolah sudah terbiasa melakukan aksi serupa.
Pihak Desa Benarkan Kejadian
Kepala Desa Cinta Damai, Legiman, S.AP, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian pencurian tersebut. Ia menyampaikan bahwa peristiwa itu sudah ditangani oleh pihak keamanan desa.
“Benar, telah terjadi pencurian beberapa karung pupuk di rumah warga RT 01. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyimpan barang berharga, karena pencuri saat ini bisa saja berada di sekitar kita menunggu kesempatan,” ujar Kades Legiman.
Lebih lanjut, menurut keterangan dari pihak keamanan desa, terduga pelaku sudah diketahui identitasnya. Berdasarkan informasi yang diterima, kasus ini akan diselesaikan secara kekeluargaan sesuai permintaan korban.
Kades Imbau Aktifkan Jaga Malam
Kades Legiman juga mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan ronda malam atau jaga malam di setiap RT. Ia menilai langkah tersebut penting untuk mencegah tindak kriminalitas serupa di wilayah Desa Cinta Damai.
“Saya harap setiap RT dapat mengaktifkan kembali kegiatan jaga malam. Ini penting untuk menjaga keamanan lingkungan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya.**
Laporan: Nefrizal Pili






