Penuh Khidmat, Camat Tapung Hilir Tepung Tawar Calon Jemaah Haji di Masjid Al Ikhlas Kota Garo

  • Whatsapp

TAPUNG HILIR (KAMPAR), Redaksi86.com Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti Masjid Al Ikhlas, Desa Koto Garo, Kecamatan Tapung Hilir, saat prosesi tepung tawar calon jemaah haji digelar, Jum’at (17/04/2026).

Prosesi yang dipimpin langsung oleh Camat Tapung Hilir, Nurmansyah S.STP.,MM, ini menjadi bagian dari rangkaian pelepasan 24 calon jemaah haji yang dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 26 April 2026 mendatang.

Dari total jemaah, sebanyak lima orang mengikuti prosesi tepung tawar secara simbolis sebagai perwakilan. Tradisi ini sarat makna, sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh jemaah diberikan keselamatan, kesehatan, serta kemudahan dalam menjalankan ibadah haji hingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.

Suasana Religius dan Penuh Haru

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan lantunan talbiyah yang menggema di dalam masjid, menciptakan suasana religius yang menyentuh hati para hadirin.

Turut hadir dalam acara tersebut unsur pemerintah dan tokoh masyarakat, mulai dari Pj Kepala Desa Kota Garo, ninik mamak, Bhabinkamtibmas, pengurus IPHI, jamaah Masjid Al Ikhlas, hingga keluarga para calon jemaah haji.

Pesan Penting Camat: Jaga Kesehatan dan Kebersamaan

Dalam sambutannya, Nurmansyah menyampaikan rasa syukur sekaligus pesan mendalam kepada para calon jemaah.

“Berbahagialah Bapak dan Ibu sekalian, karena ini adalah panggilan dari Allah SWT. Tidak semua yang mampu mendapatkan kesempatan mulia ini,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebagai kunci utama dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan antar sesama jemaah.

“Kita harus saling menjaga, baik kesehatan pribadi maupun sesama jemaah. Dengan kerja sama yang baik, insya Allah seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lancar,” tegasnya.

Imbauan Pola Makan dan Kendali Emosi

Dalam suasana penuh keakraban, Camat juga mengingatkan jemaah untuk menjaga pola makan selama di Tanah Suci, mengingat banyaknya sajian berbahan dasar daging.

Ia mengimbau agar para jemaah mewaspadai risiko penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol agar ibadah tetap berjalan optimal.

Selain itu, Nurmansyah juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan, mengendalikan emosi, serta menghindari konflik.

“Kesempatan berhaji ini tidak mudah didapat. Jangan disia-siakan hanya karena persoalan kecil. Jaga lisan, kendalikan emosi, dan fokuslah pada ibadah,” pesannya.

Jemaah sebagai Duta Bangsa

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa para jemaah haji merupakan representasi bangsa Indonesia di mata dunia. Oleh karena itu, sikap, kebersihan, dan kedisiplinan harus tetap dijaga selama berada di Tanah Suci.

Prosesi pelepasan ditutup dengan tepung tawar yang berlangsung khidmat, menjadi simbol doa, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh calon jemaah haji.**

Laporan: Nefrizal Pili

Related posts