Dukung Kesetaraan Disabilitas, Ketua LPA Labuhanbatu Ajak Bupati Nobar Film “Istimewa”

  • Whatsapp

Labuhanbatu, Redaksi86.com ~ Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Labuhanbatu, Azhar Harahap, ST, yang akrab disapa Harahap Petarung, meminta Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita bersama Wakil Bupati untuk mengajak masyarakat menyaksikan film “Istimewa” sebagai bentuk dukungan terhadap kesetaraan dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas.

Azhar menilai, ajakan tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mewujudkan kesetaraan hak serta akses yang inklusif bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap karya film dan seni budaya yang mengangkat isu sosial serta disabilitas dapat menjadi salah satu sarana efektif untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesetaraan.

“Prinsip no one left behind atau tidak boleh ada satu pun yang tertinggal harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan dan pembangunan. Misi kesetaraan ini harus kita bawa di semua aspek dan sektor, termasuk bagi kawan-kawan penyandang disabilitas,” ujar Azhar.

Ia berharap Pemkab Labuhanbatu terus memperkuat penyediaan ruang publik yang ramah disabilitas, pengembangan sekolah inklusi, pelatihan keterampilan, serta kegiatan seni dan budaya yang dapat memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan potensi mereka.

Azhar juga menilai film “Istimewa”, yang terinspirasi dari kisah nyata di Rumah Istimewa, dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam mengubah cara pandang masyarakat terhadap kelompok rentan dan penyandang disabilitas.

“Film ini menjadi media yang sangat efektif untuk menyampaikan pesan dan semangat inklusivitas. Tidak hanya bagi masyarakat umum dalam memandang kelompok rentan, tetapi juga bagi kawan-kawan disabilitas agar semakin percaya diri dan mampu menampilkan potensi yang mereka miliki,” katanya.

Ia menambahkan, keterlibatan berbagai komunitas, termasuk Komite Disabilitas Daerah (KDD) Labuhanbatu, dapat semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, masyarakat, dan berbagai pihak dalam mendampingi sekaligus memberdayakan penyandang disabilitas.

Azhar berharap karya film bertema sosial dan inklusif seperti “Istimewa” dapat terus hadir dan diproduksi sehingga mampu memberikan motivasi kepada masyarakat untuk saling mendukung serta membangun lingkungan yang lebih inklusif.

“Harapan kita, Labuhanbatu dapat terus berkembang menjadi kabupaten yang ramah anak, ramah disabilitas, serta memiliki budaya yang ramah bagi seluruh kalangan,” ujarnya.

Film “Istimewa” dijadwalkan tayang secara serentak di bioskop Indonesia pada 17 September 2026. Azhar berharap Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita dapat mengajak masyarakat Labuhanbatu untuk menggelar nonton bareng (nobar) film tersebut.

Menurutnya, kegiatan nobar tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian masyarakat terhadap isu kesetaraan, perlindungan anak, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas.

Film “Istimewa” sendiri melibatkan produser Abdullah Mansuri, jajaran pemeran film, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap isu sosial dan disabilitas.

“Semoga film ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Labuhanbatu untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang inklusif, memberikan kesempatan yang sama, dan tidak meninggalkan siapa pun dalam proses pembangunan,” pungkas Azhar.**(I.H.A.D)

Related posts