Ratusan Pembalap Ramaikan Piala Wali Kota Pekanbaru 2026, Agung Targetkan Kejuaraan Tingkat Nasional

  • Whatsapp

PEKANBARU, Redaksi86.com Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru 2026 sukses digelar selama dua hari, 22–23 Agustus 2026, di Sirkuit Non-Permanen Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru, Tenayan Raya.

Ajang otomotif tersebut mendapat perhatian Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho. Ia mendorong agar kejuaraan balap motor resmi dapat diselenggarakan secara rutin, bahkan minimal tiga kali dalam setahun.

Menurut Agung, penyelenggaraan kejuaraan di lintasan resmi tidak hanya menjadi wadah bagi pembalap dan komunitas otomotif untuk menyalurkan minat dan bakat, tetapi juga dapat menjadi salah satu upaya menekan aksi balap liar yang masih terjadi di sejumlah ruas jalan di Pekanbaru.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Agung meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam mempersiapkan agenda balap motor secara berkala.

Ia juga berharap Pekanbaru ke depan mampu menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan otomotif berskala lebih besar, termasuk tingkat nasional.

Selain memberikan ruang bagi para pembalap dan komunitas otomotif, penyelenggaraan kejuaraan tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Kehadiran pembalap, mekanik, official, komunitas hingga penonton dinilai mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan.

Kejuaraan Bawa Misi Sosial

Tidak hanya mengusung semangat olahraga dan otomotif, Kejuaraan Balap Motor Piala Wali Kota Pekanbaru 2026 juga membawa misi sosial.

Hingga Minggu (23/8/2026), donasi yang berhasil dihimpun untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur disebut telah mencapai sekitar Rp120 juta.

Agung berharap jumlah donasi tersebut dapat terus bertambah hingga menembus Rp500 juta.

Kejuaraan ini diikuti sekitar 200 peserta dengan total 400 starter yang datang dari berbagai daerah di Sumatera. Sebanyak 15 kategori kelas dipertandingkan selama berlangsungnya ajang tersebut.

Jadi Momen Nostalgia Agung Nugroho

Bagi Agung Nugroho, kejuaraan balap motor tersebut juga memiliki cerita tersendiri. Sebelum menjabat sebagai Wali Kota Pekanbaru, ia mengaku pernah berada di garis start sebagai seorang pembalap.

Kecintaannya terhadap dunia otomotif disebut tetap terjaga hingga kini. Karena itu, penyelenggaraan event balap resmi diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi generasi muda yang memiliki minat terhadap olahraga otomotif.

Sementara itu, salah seorang pembalap yang berhasil meraih podium pertama adalah Ardia Farel Ramadhan asal Bukittinggi.

Ardia berhasil menjadi juara pada kelas Bebek Standard U-23 setelah melakukan overtaking pada lap terakhir.

Kesuksesan penyelenggaraan Piala Wali Kota Pekanbaru 2026 diharapkan menjadi awal bagi semakin berkembangnya olahraga otomotif di Kota Pekanbaru, sekaligus menghadirkan ruang balap yang aman dan resmi bagi para pembalap serta komunitas otomotif.**

Editor: Redaksi

Related posts