TAPUNG HILIR (KAMPAR), Redaksi86.com – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik Robangi, warga RT 18 RW 07, Dusun III, Desa Kota Baru, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau, pada Rabu (28/10/2026), sekitar pukul 09.50 WIB.
Kobaran api yang dengan cepat membesar menghanguskan bangunan rumah beserta seluruh isinya. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil yang dialami pemilik rumah diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media di lokasi kejadian, kebakaran pertama kali diketahui oleh Rusdi, selaku Ketua RT setempat, ketika kobaran api sudah membesar dan melalap sebagian bangunan rumah.
Kondisi rumah yang sebagian besar konstruksi dindingnya terbuat dari papan diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan api begitu cepat menjalar hingga menghanguskan seluruh bangunan.
Saat peristiwa nahas tersebut terjadi, rumah diketahui dalam keadaan kosong. Pemilik rumah, Robangi, sedang pergi bekerja memanen kelapa sawit di wilayah Desa Kota Garo, sementara istrinya tengah berbelanja ke warung.
Tidak adanya penghuni di dalam rumah saat kebakaran terjadi membuat peristiwa tersebut baru diketahui ketika api sudah membesar.
Warga Berjibaku Padamkan Api dengan Peralatan Seadanya
Mengetahui adanya kebakaran, warga sekitar langsung berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan.
Dengan menggunakan peralatan seadanya, masyarakat bahu-membahu berusaha memadamkan kobaran api agar tidak semakin meluas.
Namun, besarnya kobaran api serta material bangunan yang mudah terbakar membuat upaya pemadaman secara manual tidak mampu menyelamatkan rumah beserta barang-barang milik korban.
Dalam waktu relatif singkat, api melalap bangunan hingga seluruh isi rumah hangus terbakar.
Upaya penanganan kebakaran juga mendapat bantuan dari tim pemadam kebakaran PT Sekarbumi Alamlestari yang didatangkan ke lokasi kejadian.
Sayangnya, saat tim pemadam tiba, kondisi rumah sudah mengalami kerusakan parah akibat kebakaran sehingga bangunan dan barang-barang di dalamnya tidak dapat diselamatkan.
Petugas pemadam kebakaran dari perusahaan tersebut kemudian melakukan proses pendinginan dengan dibantu masyarakat sekitar guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab Kebakaran Masih Belum Diketahui
Hingga berita ini disusun, penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan rumah milik Robangi tersebut masih belum diketahui.
Belum diperoleh keterangan resmi mengenai sumber api yang pertama kali memicu kebakaran.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang cukup besar bagi keluarga korban. Seluruh barang dan perlengkapan rumah tangga dilaporkan tidak dapat diselamatkan.
Pemerintah Desa Kota Baru Sampaikan Keprihatinan
Sementara itu, Kepala Desa Kota Baru, Imam Nawawi, melalui Kepala Urusan (Kaur) Heru Hartanto, saat dikonfirmasi awak Media Redaksi86.com membenarkan adanya musibah kebakaran yang menimpa salah seorang warganya tersebut.
Mewakili Pemerintah Desa Kota Baru, Heru menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami keluarga Robangi.
Pemerintah desa berharap keluarga korban diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Musibah ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama pada bangunan rumah yang masih menggunakan material kayu dan papan yang mudah terbakar.
Di tengah musibah yang menimpa keluarga Robangi, kepedulian dan semangat gotong royong masyarakat setempat terlihat dari kesigapan warga yang berusaha membantu memadamkan api meskipun hanya menggunakan peralatan seadanya.
Diharapkan kepedulian sosial tersebut terus berlanjut melalui dukungan dan bantuan bagi keluarga korban yang kini harus menghadapi kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta benda di dalamnya.**
Laporan: Nefrizal Pili







Alamat :