SIAK HULU, Redaksi86.com – Warga Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, digegerkan dengan penemuan sesosok pria dalam kondisi tidak bernyawa dan telah membusuk di dalam rumahnya, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Korban diketahui bernama Abrar Fagreni (52), yang selama ini tinggal seorang diri di sebuah pondok di Jalan Muhajirin. Penemuan tersebut bermula dari kecurigaan seorang warga bernama Zulfahri, yang menyadari korban sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas, termasuk tidak hadir ke masjid seperti biasanya.
Merasa khawatir, Zulfahri kemudian mendatangi kediaman korban dan mencoba memanggil dari luar. Namun, tidak ada jawaban. Ia pun mengintip dari sela jendela dan mendapati korban sudah dalam kondisi mengenaskan, dengan tubuh membengkak dan menghitam.
“Setelah melihat kondisi tersebut, saksi langsung memanggil warga sekitar. Warga kemudian berkumpul dan memastikan bahwa korban telah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Siak Hulu, Kompol Deni Afrial, mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan S.
Peristiwa itu segera dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian. Tak lama berselang, Bhabinkamtibmas dan Babinsa tiba di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Unit Reskrim Polsek Siak Hulu yang dipimpin Kanit Reskrim AKP Jonera Putra langsung melakukan olah TKP. Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi jasad korban telah mengalami pembusukan lanjut.
“Petugas melakukan pengecekan terhadap tubuh korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya jenazah dievakuasi menggunakan ambulans ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kompol Deni.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan kerap mengeluhkan kondisinya. Bahkan, korban sempat meminta kepada saksi untuk sesekali mengecek keadaannya, mengingat ia tinggal seorang diri selama kurang lebih dua tahun terakhir.
Pihak keluarga korban, lanjut Kapolsek, menolak dilakukan autopsi. Dari hasil visum luar yang dilakukan, tidak ditemukan indikasi adanya unsur kekerasan dalam kematian korban.
“Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tutupnya.
Editor : Redaksi






